
Wauw! Tanpa terasa, sekarang saatnya countdown menuju terbitnya edisi RANDEVOUE MAGAZINE yang pertama! Majalah terbaru yang revolusioner dan purely independent mengenai masalah kreativitas anak muda! *sedikit berlebihan, hahaha…
Well, where should I start? Gue terlalu excited nungguin terbitnya edisi pertama ini sampai-sampai ketika disuruh nulis Editor’s Foreword, gue jadi kelabakan. Tapi biarlah, yang penting membuat kata pengantar buat majalah ini jauh lebih fun dibanding nulis kata pengantar buat skripsi (gaya euy! Padahal skripsi aja belom!).
Sebagai editor sekaligus penulis merangkap kontributor merangkap reporter di edisi yang pertama ini (sigh…), I would like to say that kami sudah berjuang keras untuk menyuguhkan content yang terbaik kepada kamu semua, para generasi muda Makassar yang undoubtedly keren banget. Perlu diketahui bahwa tujuan utama kami mendirikan majalah ini adalah untuk merangsang kreativitas dan awareness kamu muda Kota Daeng untuk terus berkarya di segala aspek. So, mohon digarisbawahi, bahwa purpose utama majalah yang sedang kalian pegang ini bukanlah hanya untuk sekedar gaya-gayaan, melainkan untuk mewadahi sekaligus mempublikasikan kreativitas anak-anak muda di kota tercinta kita. Nah setelah itu, baru pada akhirnya semuanya kami eksekusi dengan penuh gaya, hahahaha…
Untuk edisi pertama, kami menyajikan tampilan-tampilan catalog fashion Makassar yang dijamin top abiss. Redaksi berusaha memadukannya dengan content lain yang berupa bermacam-macam bentuk pop culture, seperti fashion, musik, film, informasi event, yang dipadukan dengan beberapa artikel informatif yang terdapat di rubric General Knowledge dan Community Focus. Selain itu, jangan lewatkan pembahasan kami yang mengangkat band-band indie lokal dan legend’s corner, yang kali ini, proudly presents : Anci La Ricci! Tidak lupa pula, khusus untuk edisi pertama ini, kami dengan bangga menampilkan Exclusive Interview Jangan lewatkan juga laporan khusus kami tentang film Indonesia yang sedang dalam proses pra-produksi, yaitu Hantu Biang Kerok, lengkap dengan wawancara bersama sutradaranya. Terakhir, band punk terkenal, Superman Is Dead, ikut menyumbangkan pendapat mereka di rubrik Public Figure’s Opinion on Issue. bersama band indie papan atas Indonesia, Hollywood Nobody.
Yap, akhir kata, semua penilaian mengenai edisi pertama majalah ini kembali ke selera pembaca. Jadi, jangan ragu-ragu untuk memberi masukan atau kritik demi kemajuan RANDEVOUE MAGZ. Tetaplah berkarya, wahai kaum muda Sulawesi Selatan!
Get busy living or get busy dying.
Je vous remercie,
Maheer
Jadi, kawan-kawan... tolong didoakan yaa supaya semua kendala bisa teratasi dan majalah (yang ngakunya stylish) ini dapat dinikmati segera...p.s. : Untuk Aan yang lagi berusaha ngurusin perijinan, dana, sbb : "Don't give up!!!"







