Selasa, 11 Oktober 2011

Songs That Changed My Life

Saya sudah bikin postingan tentang 'Books That Changed My Life'. Nah, pada suka musik kan? Mari kita berbagi! Saya akan memulai dengan membeberkan 'lagu-lagu yang mengubah hidup saya' :)

NOTE: Berdasarkan teori dalam film Music and Lyrics, saya termasuk kategori 'lyric person' jadi, harap maklum kalau alasan saya menyukai sebuah lagu lebih berat kepada lirik-nya :)

1. Father and Son (Cat Stevens/Boyzone)

This is definitely a love song. But it talks about a different kind of love. Tentang pesan seorang ayah kepada anak laki-lakinya. Setelah itu sang anak berdialog pula dengan pendengarnya tentang misunderstanding yang dialaminya dengan ayahnya. Yang membuat saya meresapi lagu ini adalah, karena siapapun anak laki-laki pada akhirnya akan mengemban peran sebagai seorang ayah. Dan pada saat itu, dia akan menyanyikan lagu ini ke putranya, begitu seterusnya. Seperti halnya lagu ini yang tidak (akan pernah lekang dikikis zaman).

Favorite parts of lyric:

'...you will still be here tomorrow, but your dreams may not...'

2. Disco 2000 (Pulp)

Saya sedikit telat. Saya baru jatuh cinta pada lagu ini setelah era brit-pop sudah sedikit ketinggalan zaman dan band Pulp sudah terancam bubar (untungnya kabar terakhir mengatakan mereka sudah bersatu lagi). Saya dibuat terkesima dengan syair lagunya yang seolah terbuat seperti sebuah cerita pendek mengenai sepasang pria dan wanita. Keduanya berteman sejak kecil, sang pria diam-diam menyukai si wanita namun ternyata nasib berkata lain. Si wanita menikah dengan pria lain dan sang pria pun hanya bisa meratapi nasibnya sambil mengingat-ingat masa lalu mereka berdua.

Favorite parts of lyric:

'what are you doing on Sunday, Baby? Would you like to come and meet me... maybe? You can even bring your baby...' (ini miris banget yaa?)

3. Animal (Neon Trees)

Lagu yang paling fresh di list ini. Baru saja rilis tahun 2010, dan langsung membuat saya jatuh cinta dengan lirik-nya. Situasi yang digambarkan standar memang, yaitu cowok dan cewek yang sedang pedekate dan si cowok sudah nggak tahan untuk mengungkapkan perasaannya. But still, the lyric is so powerful. Uh-oh, I want some more...

Favorite parts of lyric:

'here we are again, I feel the chemical's kicking in...'

4. Diary of Jane (Breaking Benjamin)

This song is easy listening. This song has a catchy lyric. The only difference with the other songs here is that this song is a hardcore-metal song. Perpaduan yang sedikit aneh karena sebenarnya lirik lagu ini sangat... ehm, sangat... sweet... Okay, perpaduan kata sweet dengan sebuah lagu rock membuat situasi ini semakin aneh saja. :p

Favorite parts of lyric:

'Something's getting in the way, something's just about to break... I will try to find my place in the diary of Jane...'

5. Iris (Goo Goo Dolls)

Yeah I know. Lagu ini yang paling pasaran, dan mungkin Anda akan menemukan lagu ini di list ratusan orang lain yang juga menyukainya. But I don't care. Goo Goo Dolls is my favorite band in the world, and this song is A MASTERPIECE.

Favorite parts of lyric:

'...you bleed just to know you're alive...'

6. Shakespeare in Love (Layla Kaylif)

Yes, this is a girl's song. So what? I'm in love with all the poetic words and beautiful music. That's why I think that the 1990-s songs are the best.

Favorite parts of lyric:

'he's fought and he's falling. He's on his knees before he's on his feet...'

7. My Favorite Game (The Cardigans)

Satu lagi lagu dari era 90-an yang tidak akan pernah saya lupakan. Lengkap dengan video klip yang pada masa itu harus disensor habis karena menampilkan adegan-adegan sadis. Padahal liriknya hanya bercerita tentang seorang cewek yang sudah lelah dan ingin memutuskan hubungan dengan kekasihnya.

Favorite parts of lyric:

'I really thought that I could take you there but my experiment is not getting us anywhere.'

8. Now and Forever (Richard Marx)

Pendapat para pendengar lagu ini terbelah. Banyak yang bilang lirik lagu ini terlalu gombal dan cheesy. Sisanya mengakui bahwa keromantisan lagu ini membuat mereka meleleh. Saya condong kepada yang kedua. Apalagi setelah mengetahui bahwa lagu ini sebenarnya diciptakan oleh Richard Marx untuk sang istri tercinta. Aww...

Favorite parts of lyric:

'...until the day the ocean doesn't touch the sand, now and forever I will be your man...'

9. Summer of '69 (Bryan Adams)

Saya harus menempatkan Bryan Adams berdampingan dengan Richard Marx, karena semasa remaja, saya melatih bahasa Inggris saya dengan lagu-lagu mereka. Tentu saja, banyak lagu Adams yang romantis dan pantas masuk list ini. Namun bagi saya, yang membuat terkesima adalah lagu 'Summer of '69'. Lagu ini seolah-olah menceritakan masa muda Bryan Adams yang penuh energi, membentuk sebuah band setelah membeli gitar pertamanya. Namun, sayang, seiring berjalannya waktu, semua berubah. Rekan-rekannya sudah menikah, berkeluarga, dan melupakan idealisme musik mereka. Kecuali sang maestro, tentu saja.

Favorite parts of lyric:

'...ooh when I look back now that summer seems to last forever. And if I had the choice, I know I'd always wanna be there. Those were the best days of my life...'

10. Drops of Jupiter (Train)

Jauh sebelum band bernama Train terkenal dengan lagu catchy-nya berjudul Hey Soul Sister, saya sudah jatuh cinta dengan lagu unik dari band yang sama berjudul Drops of Jupiter. Lagu ini penuh dengan metafora yang melibatkan seisi luar angkasa seperti planet Jupiter, milky way, bahkan atmosphere, bulan dan matahari. Cukup mengejutkan bagi saya ketika mengetahui semua metafora itu tidak bertujuan untuk membuat suatu lagu 'gombal', melainkan menggambarkan saat-saat terakhir ibu sang vokalis sebelum menghembuskan napas terakhirnya. 

Favorite parts of lyric:

'tell me, did Venus blow your mind? Was it everything you wanted to find? And did you miss me while you were looking for yourself out there?'

what's yours? :)

<_mp_>

0 komentar: